Cadangan demi cadangan muncul, termasuk seorang pekerja baru di pejabat Luna—lelaki yang disangka nerd, pendiam, dan mudah didekati.
“Dekat office kau ada seorang budak baru kan?” — Em
“Get him by hook or by crook!” — Ariel
Jenuh ditolak, namun Luna akhirnya mengalah. Malangnya, egonya tercalar apabila lelaki yang disangkakan nerd itu menolak pelawaannya mentah-mentah.
“Don’t you read my letter?” — Luna
“Oh aku ingat orang bodoh mana tadi yang letak.” — Klaus
“Hey, you should be honored perempuan cantik macam aku nak dekat kau.” — Luna
“Cantik tapi bodoh, tak ke mana cik adik.” — Klaus
“What do you mean bodoh?!”
“Kalau pun desperate nak date, tinggalkan nama. Or a number so that I can call to reject your offer. Don’t leave a letter unknown. That’s stupid.” — Klaus
Nerd yang disangka nerd… sebenarnya bukan nerd.
Tanpa Luna sedari, obsesinya terhadap Klaus—lelaki yang berkeras menolaknya—membawanya ke sebuah jalan cerita yang langsung tidak pernah terlintas di kepalanya.
“You’re now a witness of a murderer. Still want to date me?” — Klaus
“I’m marrying you.” — Klaus






Reviews
There are no reviews yet.